Allowwww guys...Apa kabar...

Selamat datang di website ini ya! Papah sengaja membuatnya untukku dan adikku Deva juga Rey, supaya website ini jadi "cahaya yang menerangi batin kita". Kata Papah untuk kontemplasi suatu hari nanti. Aku nggak ngerti apa tuh kontemplasi hahaha!! Kalau kata mamah sih, "semoga bisa mengantar anak-anak menuju gerbang kehidupan", wah dalem banget ya. Yah, apapun, aku sih nurut aja lah. Jangan lewatkan tulisan-tulisan papahku ya, dan jangan lupa mengisi message boardnya biar kita selalu tersambung. Okay okay..!! (Arel)

27 September 2007

Bila Semua Udara Bernama Cinta...

Setiap ada hamba yang berdoa untuk kebaikan orang lain, maka malaikat yang mencatat itu pun berkata "wa laka mitsluhu (dan untukmu kebaikan yang sama)" sebanyak tiga kali. (hadits)
Anak kedua saya, Deva, seorang anak yang keren. Saya sering tertawa melihat gayanya yang riang dan bicaranya yang ceplas ceplos. Dia trampil berkomunikasi. Mirip kakaknya, Arel yang gampang sekali lengket dengan siapa saja. Penampilannya juga lucu, keren banget malah. Maklum deva ini paling jago nge-mix and match baju yang akan dia pakai. Dia yang milih-milih sendiri. Keren kan...

Selang beberapa hari setelah ulang tahunnya yang ketiga, 22 September lalu, bukan kado dari orang tuanya yang dia terima. Tapi vonis dokter kalau dia mengidap kelumpuhan saraf wajah ketujuh!

Saya tiba-tiba ingin menangis.

Kehampaan tiba-tiba saja mengendap. Teringat saja bila setiap hari saya selalu bertanya pada diri sendiri. „Keringat ayahmu yang mengalir hari ini adik kecil…apakah cukup untuk membeli susu esok pagi...“

Penyakit apa lagi ini??? Saya menjelajahi internet. Pelan-pelan mulai mengerti. Bell’s Palsy namanya. Ketidaksinkronan mimik wajah satu dengan yang lain. Kalau tersenyum atau tertawa, guratan kebahagiaan itu cuma ada di satu sisi wajah. Yang lain tidak bereaksi. Penyakit ini muncul akibat virus aricella zooster yang berkembang pada saat hawa dingin dan terpaan angin yang kuat dan terus menerus. Biasanya menyerang pengendara motor. Tapi memang bisa mengenai siapa saja. Salah satunya deva...

Allah mengajarkan dalam Al Quran untuk bersabar dengan sabar yang indah. Setiap hari aku menatap deva dengan amunisi sabar dan semangat baru menuju matahari.

Teruslah bercahaya. Teruslah bersinar adik kecilku. Dan teruslah menjaga budi. Papah dan mamahmu, kak Arel dan adik Rey terus mendoakan. Semoga cepat sembuh. Semoga Allah selalu menjaga bahagiamu ya.

Ah...Bila semua udara bernama cinta, biarlah ia tumbuh di jalan cinta. Dan menyemainya di sepanjang jalan...

Tidak ada komentar: