Allowwww guys...Apa kabar...

Selamat datang di website ini ya! Papah sengaja membuatnya untukku dan adikku Deva juga Rey, supaya website ini jadi "cahaya yang menerangi batin kita". Kata Papah untuk kontemplasi suatu hari nanti. Aku nggak ngerti apa tuh kontemplasi hahaha!! Kalau kata mamah sih, "semoga bisa mengantar anak-anak menuju gerbang kehidupan", wah dalem banget ya. Yah, apapun, aku sih nurut aja lah. Jangan lewatkan tulisan-tulisan papahku ya, dan jangan lupa mengisi message boardnya biar kita selalu tersambung. Okay okay..!! (Arel)

14 September 2007

Kisah Para Ksatria Muda…



“Seperti embun yang mendinginkan hati bunga lily, dan bagaikan topan yang menggelegakkan dalamnya sungai”

Anak-anakku, itulah julukan Umar Bin Khattab, khalifah besar kita, oleh seorang filosof dan penyair Muslim tenar dari India. Seorang Ksatria yang kehadiran membawa amanah, dan kisah kehidupan yang menderu-deru.

Seperti itulah ayah dan bundamu meletakkan dasar pengetahuan dan membuatkan biduk perahu untuk kalian. Memancangkan tiang-tiang asa, agar langkah-langkah kalian bersinar terang, menjadi cahaya.

Ksatria pertama. Verrell Fassa (Arel). Referensi Pokemon-nya nomer satu. Jago game komputer apalagi DS Nintendo. Tujuh tahun usianya, dan baru kelas 2 di SD Pembangunan Jaya. Namun sekecil itu, ia terpaksa mengurai waktu dan menjadi dewasa untuk adik-adiknya. Dialah daya kehidupan seisi rumah kami. Tanpa kehadirannya rumah seperti mati. Nggak bisa diem, hobi jajan, berantem terus sama Deva. Itu tanda sayang, kali...Kalau lagi keluar usilnya, bocah kelahiran 9 Juni 2000 ini bisa menyulap suasana hening …”bagai zona perang” hehehe….

Ksatria kedua: Devandra (Deva). Setiap detik dalam hidupnya adalah cinta. Paling lengket sama papahnya. Dialah peniru secara tepat kelebat tingkah kakaknya. Tiga tahun usianya saat almanak menunjuk hari ke 22 di bulan September 2007. Hobinya nonton film "Hot Wheels" kalau perlu sehari lima kali. "Sampe pusing...," kata Mamahnya. Pinter ngomong, paling care ama penampian hehehe..Malam menjelang tidur, ia hinggap pada kata-kata yang selalu sama kususun. Pada sebuah cerita tentang bebek dan serigala lapar..Ia memulainya dengan kalimat, „Pada suatu hari...“ dan...sejurus kemudian terlelap tidur.

Ksatria pamungkas: Reynard (Rey). Imajinasinya menangkap kalbu semesta, mengeja semuanya. Lagi lucu-lucunya, sudah mulai cerewet bicara dan banyak maunya. Senyumnya seperti menghadirkan ribuan pelangi dalam kehidupan kami. Maklum saja, ia hadir ke dunia ini kala mentari meneriakkan 14 Februari (2006). Ya, Valentine Day! Dialah buku gambar yang terbuka yang siap digambari sketsa apa saja.

Hai, para ksatria muda...bantulah kami mengukuhkan dunia indah. Yang kita bangun bersama-sama. Dari candaan, senyuman dan kenangan. Yang kita kumpulkan setiap waktu.

Tidak ada komentar: