

Insya Allah, tahun ini Rey masuk sekolah. Ya di kelompok bermain TK Pembangunan Jaya. Mengikuti jejak kakaknya yang dulu juga di TK PJ. Tapi kalau ditanya, Rey selalu bilang, “di Kasih Ananda”. (Sekolah kakaknya, Deva). Meski kita bilang “Rey sekolahnya di TK PJ”, tapi dia selalu bilang, “Di Kasih Ananda, tahuuuuuu…”
Sejak lama Rey selalu menangis tersedu-sedu kalau melihat kakak-kakaknya berangkat sekolah. Tangisnya membuat kami iba dan memutuskan Rey masuk kelompok bermain. Memang dari sisi usia Rey masih terbilang hijau, 2,5 tahun. Tapi kalau melihat semangat dan matanya yang bercahaya setiap mau berangkat ke sekolah, saya tidak ingin memusnahkan keriangannya.
Melihat Rey, membawa ingatan saya kembali pada ingatan lebih tentang NYA. Inilah sebuah kesempatan untuk membawanya terbang ke taman-taman pengetahuan paling menawan, berbagi cerita dan cinta, sambil terus bermain di lengkung pelangi.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar