Allowwww guys...Apa kabar...

Selamat datang di website ini ya! Papah sengaja membuatnya untukku dan adikku Deva juga Rey, supaya website ini jadi "cahaya yang menerangi batin kita". Kata Papah untuk kontemplasi suatu hari nanti. Aku nggak ngerti apa tuh kontemplasi hahaha!! Kalau kata mamah sih, "semoga bisa mengantar anak-anak menuju gerbang kehidupan", wah dalem banget ya. Yah, apapun, aku sih nurut aja lah. Jangan lewatkan tulisan-tulisan papahku ya, dan jangan lupa mengisi message boardnya biar kita selalu tersambung. Okay okay..!! (Arel)

27 Mei 2009

Merekalah Manusia Jazz Masa Depan


Jarak antara grup jazz Emerald dan Arel, anak pertama saya nyaris dua dasawarsa. Ada duapuluh tahunan. Sebuah jarak yang teramat jauh. Itu sebabnya Arel senyum-senyum saja dan ingin segera pindah dari panggung Emerald. Sementara saya dan Indri, isteri saya, masih asyik menikmati lagu-lagu jazz jazz khas Emerald.

Saya memang mencoba mematahkan sekat genre musik jazz yang terkadang dogmatis, keriting dan susah disukai oleh orang awam, apalagi anak-anak. Arel, sengaja saya ajak nonton International Java Jazz Festival 2009. Suka atau tidak, saya cuma ingin agar benih jazz tumbuh dan menjalar di hatinya. Tidak usah sekarang, tapi nanti-nanti. Di masa datang. Saya ingin Arel, Deva dan Rey, jadi manusia jazz masa depan. Pemegang estafet panji jazz ayahnya.

Praktis bersama Arel dan Indri, saya mesti pintar-pintar memilih tontonan festival. Membawa mereka ke panggung Mike Stern, Dave Weckl, Chuck Loeb, atau Eliane Elias, bisa jadi keriting dan membosankan. Itu sebabnya kami bertiga lebih banyak jalan-jalan dan nonton yang ringan-ringan saja seperti Duo Tohpati-Indro, dan beberapa panggung lain. Sayang panggung Jason Mraz atau Brian McKnight terlalu berjubel.

Catatan: Java jazz kemarin memang banyak yang terlewat, seperti Special EFX, Dave Valentine, Mike Stern, dan banyak lagi. Tapi tak apa. Melihat Arel happy bertemu Slank dan bersebelahan meja waktu dinner dengan Pretty Asmara yang subur banget badannya, saya juga ikut senang.

(Photo courtesy of http://www.horizon-line.com)

Tidak ada komentar: