
Java Jazz pernah memberi warna dalam hidup saya. Ketika kuliah dulu, sekitar tahun 1998, saya takjub menyaksikan konser supergrup ini di kampus UGM, Yogyakarta. Komposisi Bulan di Asia, The Seeker, I Wish, Lembah, dll, sungguh sebuah pencapaian musik yang luar biasa. Saking kesengsemnya, selesai konser saya bela-belain beli kaset dan T-shirt Java Jazz. Sejak itu Java jazz tak pernah lepas dari hidup saya.
Selesai kuliah dan bekerja di RCTI, Jakarta, saya malah punya kesempatan membuat profil Java Jazz. Ketika itu mereka akan meluncurkan album Sabda Prana. Seorang kawan di BMG, Wawan AEC, memuluskan jalan untuk proses syuting. Saya menjadi salah satu yang beruntung berada di tengah-tengah para jenius jazz. Lagu Bulan di Asia, The Seeker, bolak-balik dimainkan di depan kami. Di sela-sela itu saya mewawancarai grup ini.

Mas Embong Rahardjo (alm), salah satu pilar utama dalam konstruksi band besar ini, peniup saksofon terbaik negeri ini, bahkan sempat jadi sahabat. Juga Ron Reeves, musisi asal Australia yang memainkan Didgeridoo-alat musik tradisional Aborigin, di komposisi Bulan Di Asia. Ron bahkan ternyata tetangga kami di Bandung.
Namun sudah 11 tahun band ini vakum. Saya dan Indri, isteri saya, sesekali memang memutar musik Java Jazz di rumah kami. Saya merindukan musik Java Jazz.
Reuni Java Jazz di tahun 2010 itu seperti membangkitkan kenangan lama. Dan di Graha Bhakti Budaya TIM, saya satu dari sekian banyak penikmat jazz yang langsung bercahaya mukanya ketika komposisi Bulan Di Asia, The Seeker, dll, dilantunkan.Dalam format jazz rock, Java Jazz yang menampilkan Dewa Bujana malah memainkan lagu Joy Joy Joy, salah satu komposisi terbaik Java Jazz, yang tidak pernah direkam.
Java Jazz adalah sejarah. Dalam lintasan sejarah jazz, mestinya java Jazz menempati posisi terhormat di ranah musik negeri ini. Kalian anak-anakku, suatu hari nanti harus mendengar musik-musik virtuoso karya mereka ini.
Catatan: Line Up java Jazz terbaru: Indra Lesmana, Dewa Bujana, Donny Suhendra, Mates dan Gilang Ramadhan. Mereka meluncurkan album ketiga Java Jazz, 2 CD BOX, dengan judul Joy Joy Joy.





