
Kita merancang, ALLAH juga merancang, namun DIA lah sebaik-baik perancang
Rumah itu menempati ruang tersendiri di hati kami. Hikmah, ketakberdayaan, dukacita, renjana, bahagia, dan seribu rasa lainnya, tersimpan semua dengan jujur di rumah itu.
Inilah rumah dimana semua anak bernama Muhammad, tumbuh dan melewati masa-masa bermain mereka. Inilah rumah dimana Indri, isteri saya juga bergulat menapaki hari-harinya.

Mengapa harus dijual? Tanya kalian. Tak bisakah ditunda dulu? Sungguh saya sedih saat itu. Takut menemukan hati kalian yang bolong…Merasa kosong karena kehilangan teman, kehilangan kenangan yang sudah tersusun rapi satu persatu, dan kehilangan akan kebanggaan akan rumah itu...
Tapi sungguh, semua yang baik itu datangnya dari Allah SWT dan yang buruk itu datangnya dari kelemahan diri sendiri. Insya Allah, Allah SWT punya rencana yang lebih indah untuk papah dan mamahmu ini anak-anakku…Amiin..Catatan: Rumah kami di Jl. Maleo 13, adalah personifikasi kerja keras, keberuntungan dan tentu saja bantuan orangtua kami. Tidak ada lokasi sebagus itu di Bintaro. Di seberang Mesjid Raya Bintaro Sektor 9, di sekitar Mc Donald, dan teramat dekat dengan lokasi pusat jajanan malamn Bintaro 9 Walk. Rumah itu juga didesain dan dibangun oleh arsitek yang cukup kondang di Bintaro.
Oh ya nama anak-anak saya memang dimulai dari Muhammad: Muhammad Verrel Fassa N; Muhammad Devandra Atha N dan Muhammad Reynard Fawwaz N.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar